Kebakaran di Kebayoran Lama Hanguskan 11 Rumah Kontrakan

Kebakaran di Jakarta Selatan kembali terjadi dan menghanguskan sejumlah rumah kontrakan di kawasan Kebayoran Lama pada Jumat pagi. Peristiwa ini membuat warga sekitar panik dan berusaha menyelamatkan barang berharga sebelum api membesar. Petugas dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan segera dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api.
Kronologi Kejadian
Menurut laporan resmi, api pertama kali terlihat sekitar pukul 11.40 WIB di permukiman padat penduduk di Jalan Swadaya II No. 49, RT 12/RW 08, Kelurahan Grogol Utara, Kebayoran Lama. Salah satu warga melihat kepulan asap dari atap rumah kontrakan dan segera meminta pertolongan.
Petugas menerima laporan kebakaran sekitar pukul 11.58 WIB, lalu 90 personel dengan 20 unit mobil pompa serta 7 unit pendukung segera diterjunkan. Api akhirnya berhasil dilokalisir pada pukul 12.25 WIB, namun proses pendinginan masih dilakukan hingga siang hari untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.
BACA JUGA: Ledakan di SMA 72 Jakarta Utara Gegerkan Sekolah Saat Salat Jumat
Dampak Kebakaran
Peristiwa kebakaran di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan ini meninggalkan kerugian cukup besar bagi warga sekitar. Api yang cepat menyebar membuat banyak penghuni tidak sempat menyelamatkan barang berharga mereka.
- Sebanyak 11 rumah kontrakan dilaporkan hangus terbakar.
- Tidak ada laporan korban jiwa, namun beberapa warga kehilangan seluruh harta benda.
- Petugas mengalami kendala karena akses jalan sempit dan jarak antar bangunan yang rapat.
- Bahan bangunan yang mudah terbakar, seperti kayu dan plafon tipis, mempercepat penyebaran api.
Dugaan Penyebab
Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Namun, sejumlah faktor diduga berkontribusi terhadap cepatnya penyebaran api, antara lain:
- Pemukiman padat penduduk dengan bangunan berdempetan.
- Instalasi listrik tidak terawat atau korsleting arus pendek.
- Penggunaan bahan bangunan mudah terbakar seperti tripleks dan kayu.
- Akses jalan sempit, menyulitkan mobil pemadam mencapai titik api.
Tindakan dan Himbauan
Petugas pemadam kebakaran Jakarta Selatan masih melakukan pendinginan area dan memeriksa kemungkinan api kembali muncul. Warga diimbau untuk:
- Menjauh dari lokasi kebakaran untuk memberi ruang bagi petugas.
- Memastikan alat pemadam api ringan (APAR) tersedia dan berfungsi.
- Rutin memeriksa instalasi listrik dan tabung gas di rumah masing-masing.
- Melapor ke RT/RW bila menemukan kondisi bangunan berisiko kebakaran.
Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi warga Jakarta Selatan untuk selalu waspada terhadap bahaya kebakaran, terutama di kawasan padat penduduk. Pemerintah daerah diharapkan dapat meningkatkan edukasi keselamatan, pemeriksaan listrik berkala, serta penataan kawasan padat agar risiko kebakaran bisa ditekan di masa mendatang.
Dengan kerja cepat petugas dan kesadaran masyarakat, diharapkan insiden serupa dapat dicegah, serta proses pemulihan bagi korban segera terlaksana.
Recent Posts
Apa Saja Kelebihan dan Kekurangan Kuliah... 24.03.2026/10 View
Cara Mengatur Waktu Saat Menjalani Perkuliahan... 23.03.2026/15 View
Cara Mendapatkan Beasiswa untuk Program Double... 22.03.2026/23 View
Bagaimana Prospek Karier untuk Mahasiswa Lulusan... 21.03.2026/29 View
