Prajurit TNI AL Gugur Saat Latihan Terjun Payung Menjelang HUT ke-80 TNI

Seorang prajurit TNI Angkatan Laut bernama Praka Marinir Zaenal Mutaqim gugur saat melaksanakan latihan terjun payung dalam rangka persiapan HUT ke-80 TNI. Latihan tersebut berlangsung di kawasan Teluk Jakarta pada Kamis pagi, 3 Oktober 2025.
Menurut keterangan resmi dari Dinas Penerangan TNI AL, insiden terjadi ketika korban mengalami kendala pada proses pembukaan parasut utama. Meskipun parasut berhasil mengembang, korban jatuh ke perairan dan tidak sadarkan diri saat dievakuasi.
Kronologi Kejadian
Peristiwa bermula saat rombongan prajurit melaksanakan penerjunan dalam latihan RDO (Rubber Duck Operation). Ketika tiba gilirannya, Praka Zaenal melompat dari pesawat CN-235 di ketinggian lebih dari 5.000 kaki.
Namun, beberapa saksi menyebutkan bahwa terjadi anomali pada arah terjun, menyebabkan korban tidak dapat mengendalikan pendaratan dengan sempurna.
Beberapa langkah yang dilakukan tim penyelamat:
- Tim SAR TNI AL segera menuju titik jatuhnya korban menggunakan perahu karet.
- Korban dievakuasi ke Posko Kolinlamil Jakarta Utara untuk penanganan medis awal.
- Karena kondisinya kritis, korban langsung dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto.
- Setelah menjalani perawatan intensif, Praka Zaenal dinyatakan gugur pada Sabtu dini hari.
Praka Zaenal merupakan anggota Detasemen Intai Para Amfibi (Denjaka) Marinir 1. Ia dikenal disiplin, berani, dan berdedikasi tinggi terhadap satuan. Rekan-rekannya di Korps Marinir mengenang almarhum sebagai sosok yang rendah hati dan tangguh dalam setiap tugas.
Tanggapan Resmi TNI AL
Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Pertama TNI Tunggul, menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian prajurit terbaik mereka.
“Almarhum Praka Marinir Zaenal Mutaqim adalah prajurit yang sangat berdedikasi. TNI AL kehilangan sosok pejuang sejati,” ujarnya dalam pernyataan resmi.
Pihak TNI AL juga menyebutkan bahwa almarhum akan diberikan kenaikan pangkat luar biasa sebagai bentuk penghargaan atas pengorbanannya dalam menjalankan tugas negara.
Pemakaman Secara Militer
Jenazah Praka Zaenal telah dimakamkan dengan upacara militer di kampung halamannya, Grobogan, Jawa Tengah. Upacara tersebut dipimpin langsung oleh perwira dari Korps Marinir. Rekan sejawat, keluarga, serta masyarakat sekitar turut hadir memberikan penghormatan terakhir.
Evaluasi Keselamatan Latihan Militer
Insiden ini menjadi pengingat penting bagi seluruh satuan TNI untuk memperketat protokol keselamatan dalam latihan berisiko tinggi. Beberapa faktor yang kini dievaluasi oleh TNI AL antara lain:
- Pemeriksaan ulang kelayakan peralatan parasut dan pengait.
- Penilaian kondisi cuaca dan kecepatan angin sebelum latihan.
- Peningkatan simulasi darurat dan pelatihan evakuasi air.
TNI AL menegaskan akan melakukan investigasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Keguguran Praka Zaenal Mutaqim menjadi duka bagi keluarga besar TNI AL sekaligus pengingat akan beratnya risiko yang dihadapi setiap prajurit dalam menjalankan tugas. Semoga pengorbanan almarhum menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai patriotisme dan keberanian.
Recent Posts
Apa Saja Kelebihan dan Kekurangan Kuliah... 24.03.2026/10 View
Cara Mengatur Waktu Saat Menjalani Perkuliahan... 23.03.2026/15 View
Cara Mendapatkan Beasiswa untuk Program Double... 22.03.2026/23 View
Bagaimana Prospek Karier untuk Mahasiswa Lulusan... 21.03.2026/29 View
